PSG Tidak Bisa Terus Mengandalkan Ibra

PSG Tidak Bisa Terus Mengandalkan Ibra

PSG Tidak Bisa Terus Mengandalkan Ibra – Laurent Blanc telah memperingatkan anak asuhnya agar mereka memanfaatkan banyak peluang di depan gawang. Paris Saint Germain dipaksa imbang dengan Lille. Paris Saint Germain 2-2 Lille. Pelatih tersebut sangat serius dalam hal ini. Dia mengatakan bahwa seharusnya anak asuhnya bisa mengkonversi gol dari mana saja. Kesempatan Les Parisiens memang amat banyak menghasilkan ancaman di depan gawang ketika menghadapi Lille dalam pertandingan tersebut tetapi yang berhasil dikonversikan menjadi gol hanyalah dua buah. Blanc juga menginginkan bahwa timnya harus lebih serius lagi di paruh kedua musim kompetisi berjalan. Blanc sangat meminta anak asuhnya bahwa mereka akan lebih bekerja keras berkontribusi menghasilkan kemenangan.

Pelatih, yang juga anggota tim nasional Prancis yang memenangkan Piala Dunia tahun 1998 di hadapan publik sendiri itu, juga meminta pemain lain agar tidak terlalu berharap dan bergantung terus kepada penyerang bintang mereka, Zlatan Ibrahimovic. Ibrahimovic memang adalah seorang pemecah kebuntuan dan seolah bisa menghasilkan sihir yang menakjubkan ketika bermain maka salah satu julukan Ibra adalah “Ibrakadabra” Maka, seperti tim lain yang juga dulunya bergantung kepada Ibra, kini PSG juga seolah bergantung kepada Ibra untuk menyelesaikan permasalahan kebuntuan yang mereka hadapi. Pada pertandingan melawan Lille amat jelas kalau para pemain Paris Saint Germain selalu mengoper bola kepada Ibra di depan gawang.

Pemain Swedia itu sendiri pada akhirnya memang mencetak golnya yang ke 27 untuk PSG pada musim ini. Gol tersebut membuat tersebut Les Parisiens unggul terlebih dahulu dan tentu saja memimpin atas Lille. Tetapi, kemudian, Les Dogues menyamakan keadaan bahkan membalikkan kedudukan. Adalah Rio Mavuba yang menyamakan keadaan untuk Lille. Kemudian, disusul oleh Salomon Kalou yang membuat Lille berbalik unggul. Pasukan ibu kota Prancis hampir kalah. Beruntung Marko Basa dari Lille membuat gol bunuh diri. Gol bunuh diri tersebut menyelamatkan muka tuan rumah yang hampir menanggung malu di hadapan publik sendiri. Secara bercanda ada yang mengatakan bahwa PSG perlu memberikan kado natal kepada Marko Basa.

“Ada banyak hal yang kami harus perbaiki, saya sangat menyesal bahwa tim saya tidak bisa mencetak gol lebih banyak. Tentu saja ada hal-hal yang harus diperbaiki saat liburan salah satunya adalah bagian penyerangan. Banyak kesempatan yang datang tetapi para pemain seperti ketakutan dan ada beban ketika sudah di depan gawang, mereka melakukan penyelesaian akhir yang buruk. Belum lagi semua pemain seolah menyerahkan permasalahan untuk dipecahkan kepada Ibrahimovic. Mereka tidak bisa terus-terusan mengandalkan Ibra untuk menyelesaikan masalah dengan kaki ajaibnya. Semuanya bisa saja terjadi ketika semua diserahkan kepada Ibra. Tapi, nyatanya hal yang diharapkan tidak kunjung terjadi dan begitu memang bukan cara kerja tim sepak bola.” Kata Blanc usai pertandingan kepada para wartawan.