Pengaturan Jadwal Liga Indonesia Musim Depan

Pengaturan Jadwal Liga Indonesia Musim Depan

Pengaturan Jadwal Liga Indonesia Musim Depan – PT Liga Indonesia mendapat pekerjaan rumah cukup berat dalam mengatur jadwal Liga Super Indonesia 2014. Penyusunan jadwal sangat berbeda dengan musim sebelumnya yang sudah pasti dihuni 18 klub.

Alasan yang paling kuat adalah adanya unifikasi liga yang melibatkan 25 klub dan memaksakan kompetisi dua wilayah. Kemudian banyaknya agenda nonkompetisi  seperti  pemilihan umum legislatif, kampanye, pemilihan presiden dan hari raya Idul fitri yang menyedot hampir separuh jumlah pekan pada tahun 2014.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, menjelaskan musim depan dengan format dua wilayah pun jadwal kompetisi lumayan padat. Jika ditotal, satu klub akan melakoni sebanyak 20 pertandingan di babak utama. Kemudian sebanyak enam laga tambahan lagi bagi yang lolos ke delapan besar. Untuk klub yang lolos ke semifinal total akan menjalani sebanyak 30 pertandingan.

‘Yang dilakukan PSSI dan operator saat ini ialah intens mengasistensi klub, kemudian setelah mendapat kepastian, jumlah peserta kompetisi, jadwal kompetisi, dan lain – lain bisa dikonfirmasi.’ Jelas Joko Driyono

Selain itu PT Liga Indonesia juga akan melakukan penjadwalan ulang untuk pemanggilan pemain tim nasional baik senior maupun junior. Total keseluruhan ada sekitar 18 partai yang akan dilakoni timnas, baik senior maupun junior. Khusus senior, tujuh kompetisi diantaranya adalah agenda resmi FIFA, sedangkan untuk tiga sisanya merupakan kompetisi yang  fleksibel.

Untuk memadatkan dan mempersingkat waktu, PSSI meminta BTN untuk melakukan penjadwalan tim senior dan junior secara bersamaan. Soal jadwal yang berkaitan dengan hak siar pertandingan, PT Liga Indonesia yang memiliki kontrak dengan BV Sport juga akan melakukan pendalaman jadwal pertandingan.

Bagi sebuah klub, wacana kompetisi yang memungkinkan jadwal yang padat sudah diantisipasi. Persik Kediri misalnya. Klub yang sedang promosi itu mengakalinya dengan cara lebih banyak merekrut pemain muda. Jika jadwal pertandingan sepekan sebanyak tiga kali, jelas akan menguras tenaga dan stamina para pemain. Pemain muda punya fisik yang kuat dan pemulihan stamina juga lebih cepat dibanding dengan yang senior. Jika jadwal padat, mereka akan lebih prima dari satu laga ke laga berikutnya.

‘Mereka juga tidak rentan cedera. Tapi itu juga tergantung asupan gizi dan kedisiplinan pemain dalam beristirahat.’ Kata Aris Budi Sulistyo, pelatih Persik

Persik juga mengakui bahwa mereka belum berani untuk membuat draft kontrak untuk pemain, karena belum ada keputusan yang resmi. Namun, kemungkinan klub akan pakai sistem kontrak semusim. Jika kontrak satu tahun, tiba – tiba memakai format dua wilayah, klub akan mengalami kerugian.

‘Kami akan menderita kerugian karena tetap punya beban untuk membayar gaji pemain. Padahal Persik belum tentu lolos  ke babak lanjutan.’ Sambung Sekum Persik, Barnadi.