Karl-Heinz Rummenigge Marah Besar Dengan Kebocoran Rahasia Di Bayern Munchen

Karl-Heinz Rummenigge Marah Besar Dengan Kebocoran Rahasia Di Bayern Munchen

Karl-Heinz Rummenigge Marah Besar Dengan Kebocoran Rahasia Di Bayern Munchen –  Pihak CEO Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge mengaku sangat geram dengan salah satu pihak orang dalam yang membocorkan rahasia klub. Alhasil, bila pihaknya sudah melacak dan menemukannya, maka mereka siap  membuang pemain tersebut jauh-jauh dari Allianz Arena.

Menjelang pertemuan di akhir pekan kemarin saat Bayern bertandang ke markas Borussia Dortmund pada pekan lalu, surat kabar Jerman mengungkapkan taktik permainan Pep Guardiola – dan menurut informasi yang beredar kabar tersebut ternyata jitu dan sumber dapat dipercaya.

Bahkan sebelum pertandingan tersebut digelar, Guardiola mengadakan pembicaraan tertutup dengan para pemain-pemainnya dan ia telah memberikan peringatan dan tindakan tegas kepada setiap pembocor rahasia dan strategi klubnya dan bahkan tidak segan-segan masa depan sang pemain akan dibuat suram bila benar-benar telah mendapatkan bukti yang sah.

Kabar tersebut berawal dari penuturan pihak media lokal Bild pada akhir pekan kemarin, dan meminta penjelasan dari Rummenigge dalam sebuah acara bincang-bincang sepakbola di keesokan harinya.

Pada Selasa lalu, presiden Bayern Muenchen Uli Hoeness mengabarkan bahwa para pemain mengalami krisis kepercayaan diri dan sekarat karena pemberitaan di berbagai halaman muka surat kabar Jerman, meski peman seperti Philipp Lahm dan pemain sayap asal Belanda, Arjen Robben mengaku sangat memprihatinkan situasi ini.

Bahkan pada pertengahan Rabu, setelah Pep Guardiola sukses mengalahkan CSKA Moskow di arena Liga Champions, media terkemuka Jerman Bild menambahkan bahwa juara bertahan Bundesliga dan Eropa itu berniat untuk memasukkan pembocor rahasia klub ke dalam daftar jual dan ini membuat Pep dengan mudah akan melacak sang pembocor.

Sementara isi artikel itu sekaligus tidak memberikan latar belakang bagaimana informasi mengenai Guardiola akan melakukannya dengan cara apa, namun surat kabar Jerman itu mengklaim Rummenigge mengatakan pihak klub kemungkinan tidak segan-segan untuk menjualnya seperti yang sudah pernah mereka lakukan di masa lampau. Ia merujuk kepada kasus 1979, yang melibatkan Jupp Kappelmann, yang dijual karena telah membocorkan rahasia klub di saat itu.

“Uli Hoennes harus menjualnya, karena seluruh rekan-rekannya di tim juga menginginkan hal serupa,” cetus Rummenigge.

Dalam wawancaranya dengan media Jerman berbasis di kota Muenchen, penulis otobiografi Guardiola, Guillem Balague, berupaya mengecilkan sejumlah pemberitaan tersebut. Balague menjelaskan situasi yang dialami oleh Guardiola seharusnya tidak menjadi konsumsi publik dan tetap berada dalam dapur umum klub.

“Tentu saja hal seperti ini bakal dinanti-nantikan pihak lain. Ia sama sekali tidak terganggu dengan taktik permainan Dortmund yang mencuat ke permukaan. Hanya saja seseorang pemain di ruang ganti yang terlihat mengganggu persiapannya,” ungkap Balague.

“Untuk Guardiola, segala sesuatunya tetap bertahan atau gagal untuk klub, itulah salah satu esensi dalam sebuah filosofi sepakbola. Namun saya pikir ia sengaja ingin membuat masalah ini menjadi besar dengan pemain tersebut.

“Karena ia sudah melayangkan tuduhan tersebut kepada salah satu sosok, dan semua orang kini telah mendapatkan gambaran secara tidak langsung. Jika Pep tidak ingin mendapatkan tentangan, sebaiknya ia menjadi seorang polisi dan bukan pelatih.”